Rabu, 03 Juni 2015

Error Preventation - focusnusantara.com

       1. Format penulisan alamat tidak ada 

Dalam web e-commerce penulisan alamat harus ada formatnya karena penting dalam hal pengiriman barang. Dan juga dalam ukuran area text nya kurang lebar sehingga jika ada alamat yang panjang maka user tidak dapat melihat dengan scrool  sehingga banyak terjadi kesalahan. 


Rekomendasi :

Seharusnya dalam ukuran text area untuk alamat itu harus lebar dan harus ditentukan format alamat.

Saverity Rating : 3



2. Format penulisan phone juga tidak ada

Dalam pengisian phone disini tidak ada format dalam penulisan yang benar sehingga meskipun kita memasukkan nomor dengan format yang salah maka sbmit tetap berhasil.


Rekomendasi :

Harus ditentukan juga format dari phone sehingga jika user melakukan kesalahan dalam memasukan phone tidak akan kesubmit. 

Saverity Rating : 3

User Control and Freedom - focusnusantara.com

1. Tidak ada pilihan untuk mengurutkan item
Dalam web focusnusantara.com ini menawarkan banyak item sehingga user bingung dalam memilih item yang dipesan karena tidak adanya pilihan untuk mengurutkan  item-item tersebut.
Dalam web e-commerce pilihan option sangat memudahkan pengguna dalam memilih item berdasarkan keinginan user  misalnya seperti gambar di bawah ini :
Rekomendasi :

Alangkah baiknya terdapat option mengurutkan item sehingga memudahkan user dalam memilih item yang dipesan


Saverity Rating : 2



2.  Tidak adanya pilihan undo dalam melakukan delete list yang sudah kita pilih
Dalam shopping list terdapat dua tool yaitu icon seperti pencil yang fungsinya untuk edit jumlah barang yang diinginkan dan delete untuk menghapus list barang tersebut. Ketika saya salah dalam memilih icon tersebut misalnya saya ingin mengubah jumlah barang yang saya inginkan tetapi saya salah mengklik tombol delete maka item di list tersebut akan kehapus dan tidak dapat diundo sehingga saya harus mengulangi melakukan pemilihan barang lagi seperti di awal. 


Rekomendasi :

Sebaiknya adanya pilihan undo sehingga jika user salah melakukan delete maka user tidak mengulangi aktivitas pembelian seperti di awal. 

Saverity Rating : 2

Aesthetic and Minimalist Design - focusnusantara.com

1. Peletakan iklan yang tidak karuan, sehingga mengganggu user dalam melakukan pemilihanm yang dituju.
  

Rekomendasi :

Untuk website seharusnya tidak terdapat banyak iklan yang justru akan membingungkan user.

Saverity Rating : 2



2.  Pemilihan warna
Dalam website focusnusantara.com ini menggunakan kombinasi warna antara hitam, merah, dan putih. Kombinasi warna tersebut membuat user merasa tidak nyaman dengan melihat web focusnusantara.com ini. 


Rekomendasi :
Sebaiknya menggunakan warna yang tidak membuat user bosen dan terlihat user itu nyaman. Misalnya dengan menggunakan warna text abu-abu dan warna background putih. 

Saverity Rating : 2


Consistency and Standards - focusnusantara.com

1.    Image ( Gambar ) 

Pada Search disini ketika kita search “Camera” maka akan muncul tipe camera beserta harga tetapi tidak terdapat gambar dari tipe camera tersebut sehingga kita tidak tahu bagaimana bentuk-bentuk dari camera tersebut. Kemungkinan besar jika dalam web tersebut tidak mencantumkan gambar maka user akan mencari website lain yang mencantumkan gambar yang dapat menyakinkan dan merepresentasikan produknya. 



Rekomendasi :  

Seharusnya menampilkan berbagai macam tipe camera lengkap disertai dengan tipe camera, harga dan bagaimana bentuk dari camera tersebut, sehingga memudahkan pengguna dalam memilih. 

Saverity Rating : 3


   2.  Kesesuaian penamaan pada tab menu 

Dalam dunia web, kesesuain antara bagian menu yang dipilih dengan dibuka melalui open new tab haruslah sama. Hal ini memudahkan user untuk mengetahui dimana halaman yang sedang dibuka.


Saverity  Rating :  -

Visibility of System Status - focusnusantara.com

1. Dalam Shopping Cart tidak terdapat informasi barang yang telah kita pilih.


Misalnya pada gambar di bawah ini:

Pada Shopping Cart tersebut tidak ada informasi mengenai berapa banyak barang yang saya pilih. Padahal saya telah memilih 2 item barang tetapi dalam Shopping Cart tidak dicantumkan sehingga saya tidak mengetahui apakah item yang saya pilih tersebut sudah masuk ke dalam Shopping Cart atau belum.

Shopping Cart disini sangatlah penting dalam untuk memberikan informasi mengenai barang yang telah masuk ke dalam Shopping Cart seperti dalam gambar di bawah ini : 

Disini memberikan informasi bahwa saya telah memilih satu barang yang sudah masuk dalam Shopping Cart.

Rekomendasi :
Dalam e-commerce sangatlah penting dalam memberikan informasi mengenai jumlah barang yang masuk dalam Shopping Cart.

Saverity Rating : 3




2.  Adanya penanda pada multipage


Terkadang banyak terdapat beberapa item dalam menampilkan kategori yang dipilih. Supaya user tahu di dimana page yang sedang dibuka maka diperlukan penanda. Dalam web focusnusantara.com  ini  memberikan informasi dimana user berada dengan memberikan ( [] ( kurung siku ) pada nomor halaman.

Saverity Rating : -


Heuristic Evaluation

Salah satu cara untuk menguji keberhasilan antarmuka adalah dengan melakukan Heuristic Evaluation (HE). Dan menurut Galitz (2007), cara ini bukanlah cara yang terbaik, namun cara ini adalah yang paling populer. HE dilakukakn oleh beberapa orang evaluator yang berkompeten di bidang pengembangan antarmuka. Dan evaluator tersebut akan diminta untuk menilai antarmuka yang telah kita buat dnegan menggunakan heuristic evaluation checklist. Metode ini dikembangkan oleh Nielsen.

Ada sepuluh komponen yang harus dievaluasi, antara lain :
1. Visibility of system status
2. Match between system and the real world
3. User control and freedom
4. Consistency and standards
5. Error prevention
6. Recognition rather than recall
7. Flexibility and efficiency of use
8. Aesthetic and minimalist design
9. Help user recognize, diagnose, and recover from errors
10. Help and documentation

dari sepuluh komponen tersebut, disini saya hanya akan menganalisi lima komponen saja:

1. Visiblity of System Status
2. User control and freedom
3. Consistency and standards
4. Error prevention
5. Aesthetic and minimalist design


Minggu, 10 Mei 2015

Visualisasi Informasi 2015

MK. Interaksi Manusia dan Komputer

Kali ini saya akan membahas tentang Visualisasi Informasi. Apa itu Visualisasi informasi? Visualisasi informasi adalah rekayasa dalam pembuatan gambar, diagram atau animasi untuk penampilan suatu system informasi. Visualisasi dalam bentuk gambar baik yang bersifat abstrak maupun nyata telah dikenal sejak awal dari peradaban manusia.

Tujuan dari Visualisasi :
a. Mengekspor
Mengeksplor sebuah gambar untuk mengetahui lebih dalam informasi yang tersirat didalamnya.
b. Menghitung
Menghitung sebuah gambaran dalam hal perhitungan apapun yang terdapat dalam gambar.
c. Menyampaikan
Menyampaikan informasi yang ada dalam gambar tersebut.

Saya melakukan visualisasi informasi ini dari data "Jumlah Desa Menurut Provinsi dan Letak Geografi , 2005–2011" dalam Buku "Statistika Indonesia 2014" halaman 10

Dalam visualisi informasi ini saya menggunakan tools infogr.am. Berikut link dari tools tersebut:
https://infogr.am/jumlah_desa_menurut_provinsi_dan_letak_geografis_2005_2011

Hasil dari visualisasi yang saya kerjakan :